Souvenir Pernikahan Cantik Model Etnik

Pernikahan adalah momen mutlak didalam tiap-tiap kehidupan seseorang. sebagai momen mutlak, pasti semua hal yang berhubungan dengan pernikahan mesti disiapkan dengan masak diawal.
Tak hanya rencana pernikahan itu sendiri, perihal lain yang juga mesti di perhatikan yaitu souvenir pernak-pernik pernikahan. bila inginkan pesta pernikahan yang unik, pasti souvenirnya juga mesti unik.
Di antara produsen souvenir pernikahan ini yaitu evelin sutanto di sesetan, Denpasar, Bali. dibawah bendera usaha Baliluna souvenir, ia menghasilkan bermacam souvenir cantik dengan rencana tradisional etnik, cocok dengan tempat asal pengantin.
Di antara perumpamaannya yaitu lukisan pasangan pengantin berbalut baju kebiasaan. pasti pembuatan souvenir tradisional sejenis ini membutuhkan keahlian spesial. sekurang-kurangnya mesti menguasai rencana baju kebiasaan dari beragam tempat. Kami sendiri dapat mengukir serta melukis gambar baju kebiasaan dari Indonesia.
Disamping itu, Baliluna juga bikin souvenir lain berbentuk kotak tisu, bingkai photo serta jam dinding etnik. pembuatan souvenir itu konsepnya sama juga dengan souvenir lukisan.
Evelin juga mennjual pernak-pernik pernikahan layaknya kotak seserahan, serta buku tamu yang cover-nya terbuat dari kayu dengan gambar pasangan yang tengah menikah. kotak seserahan itu beRperan sebagai area hantaran barang-barang untuk mempelai wanita.
Evelin membanderol harga jual souvenir itu bermacam. dimulai dari Rp 5. 000 /buah untuk souvenir simpel, sampai yang sangat mahal Rp 75. 000 per souvenir. ia mengaku, keinginan souvenir pernikahan bernuansa etnik semakin tinggi belakangan ini. maka dari itu, ia berkonsentrasi menekuni usaha ini sejak th. 2010. ia sendiri telah terjun ke usaha ini sejak th. 1992. tetapi, waktu itu belum konsentrasi menghasilkan souvenir pernikahan bernuansa etnik.
Tak hanya di bali sendiri, ia juga telah memasarkan product souvenirnya sampai ke Jakarta. didalam 1 bulan, Baliluna menghasilkan 10. 000 souvenir pernikahan yang spesial dirancang dengan design etnik tradisional tiap-tiap tempat.
Dari produksi tersebut, omzet yang dikantonginya meraih beberapa ratus juta rupiah, dengan laba bersih lebih kurang 20% dari omzet. sepanjang ini, Baliluna cuma melayani pesanan sekurang-kurangnya 100 biji. namun rata-rata pesanan sekurang-kurangnya 600 biji sekali order.
Apalagi, customer di lokasi jakarta rata-rata pesan pada 1. 000 hingga 1. 200 biji. saat melayani pesanan, evelin dibantu lebih kurang 20 karyawan. baliluna mempunyai bengkel kerja sendiri di bali. nyaris seluruh souvenir dibikin dengan manual atau handmade dengan gabungan ukiran serta lukisan tangan.
pengusaha lain yaitu Merni Zulfinasari di jati asih, Bekasi, Jawa Barat. melalui kanela souvenir, ia menghasilkan bermacam souvenir etnik pernikahan tradisional. salah satunya ada kotak tisu, album photo, lukisan serta ukiran pengantin, dan asbak.
Seluruhnya dibikin memakai rencana design etnik tradisional. rencana etnik tersebut sesuai dengan tempat asal calon pengantin. agar menarik, pengemasan souvenirnya juga mesti dibikin menarik.
Merni memakai kayu sebagai bahan basic pembuatan souvenir. dengan bahan basic kayu, souvenir buatannya dapat bertahan lama.
dengan bermacam-macam souvenir buatannya dibanderol mulai Rp 3.000 – Rp 195.000/biji. didalam 1 bulan, ia menghasilkan 2. 000 biji souvenir. adapun omzet usahanya meraih beberapa puluh juta per bln..
baik Evelin ataupun Merni menilai, keinginan souvenir etnik untuk pernikahan terus meningkat dari th. ke th.. banyak calon pengantin saat ini menentukan souvenir etnik untuk pernikahannya. menurut Evelin, souvenir tradisional memanglah terlihat lebih unik daripada souvenir pernikahan moderen yang jauh dari nuansa etnik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>