Pembuat Kancing dari Tempurung Kelapa

Peluang usaha sangat besar datang dari sebuah tempurung kelapa. Dimana tempurung yang dikira tidak bermanfaat jadi bernilai sesudah dibikin kancing. pengrajin kancing dari tempurung ini juga tetap sedikit, namun keinginan kancing ini terus meningkat, terhitung keinginan dari pasar ekspor.

Limbah dari tempurung batok kelapa ternyata bukan sekedar bermanfaat sebagai bahan arang. tahun yang lalu tempurung kelapa juga dapat disulap jadi sesuatu kerajinan yang tambah lebih ekonomis, yaitu kancing pakaian.

Tiap-tiap bulan memproses enam ton tempurung kelapa untuk bahan baku kancing. bekas perajin dibeli bahan baku itu seharga Rp 3 juta. harga batok kelapa condong stabil, hampir tidak ada kenaikan tiap-tiap tahunnya.

Dari tempurung kelapa ini, beserta lima orang pekerjanya cuma memercayakan keterampilan tangan untuk bikin kancing. alat yang dipakai cuma alat pemotong untuk membentuk kancing, seperti bor untuk sistem pelubangan, serta amplas sebagai penghalus kancing.

Didalam 1 bulan bisa menghasilkan sampai 600 ribu kancing dengan bermacam ukuran, dimulai dari kancing berdiameter 2 cm sampai 4, 5 cm. kancing 2 cm biasa untuk pakaian, namun kain 4, 5 cm untuk kerajinan tas atau sandal, harga kancing ini berkisar antara Rp 6. 000-Rp 8. 000 /100 buah.

Untuk memasarkan kancingnya sampai ke tasikmalaya, bandung, pekalongan, cirebon, serta jakarta. Hanya dari usaha ini pria 50 th ini lalu dapat mengeruk omzet sampai Rp 40 juta per bln..

Disayangkan, dikarenakan tenaga kerja terbatas, dan belum sanggup menggarap pasar ekspor. keinginan pasar ekspor meraih satu juta kancing per bln belum bisa tercapai Maklum, tidak diminati industri fashion, saat ini banyak juga yang menggunakan kancing tempurung kelapa sebagai hiasan dinding. kami dulu terima order kancing berdiameter 8 cm untuk hiasan dinding. tetapi, dikarenakan keterbatasan tenaga kerja terpaksa di tolak.

Dari usaha kancing ini bisa mengangkat desa Nuwasangi sebagai tempat penghasil kancing tempurung kelapa. Dengan demikian usaha ini dapat menambah perekonomian desa di kecamatan Cisayong.

Tak hanya Tasikmalaya, kerajinan kancing batok kelapa juga ditelateni Haryanti di bantul, Yogyakarta. kebetulan sang suami yaitu perakit beragam jenis mesin, terhitung mesin pembuatan kancing tempurung kelapa. pemilik cv ceria usaha mandiri ini lalu mengawali usaha pembuatan kancing sejak 2002.

Haryanti lantas jual kancing-kancingĀ  itu ke toko alat-alat jahit di pasar Beringharjo, yogyakarta. tidak menyangka pesanan terus mengalir dari tempat ini, sesudah tampak penjualan besar, Haryanti juga mulai tawarkan produknya ke beragam perusahaan konveksi Batik di yogyakarta. Seperti gayung bersambut banyak perajin batik yang tertarik untuk beli kancing tempurung kelapa tersebut. maklum, gunakan kancing type ini, baju batik lalu lebih terkesan cantik.

Saat ini, ia sudah mempunyai pelanggan terus di jakarta, bali, serta maluku. pelanggan ini diperolehnya waktu ikuti pameran. tidak cuma pelanggan lokal, Hariyanti juga sudah mengekspor kancing ke Malaysia serta Jamaika.

Didalam pengembangan usahanya, Hariyanti juga merangkai kancing tempurung kelapa ini jadi tas, sarung bantal, gantungan kunci, serta bingkai cermin. apalagi, ia jual tempurung kelapa orisinal untuk dipakai customer sebagai bahan hiasan tempat tinggal.
Tidak heran, saat ini, bahan baku yang dibutuhkannya semakin besar. didalam 1 bulan, ia perlu satu truk tempurung kelapa senilai Rp 4 juta sebagai bahan baku. haryanti beli tempurung itu di lebih kurang yogyakarta saja. dengan modal tersebut, hariyanti dapat mendulang omzet sampai Rp 20 juta.

Di tahun-tahun mendatang, entrepreneur binaan pln ini terobsesi untuk bikin kancing yang lebih halus serta unik. saat ini, ia tengah mengembangkan kancing dengan pola tangan. untuk kancing yang memiliki pola rumit layaknya ini, saya menjualnya dengan Rp 5. 000 sampai Rp 10. 000 per buah, terang wanita berumur 40 th.

sumber : dari beberapa sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>